MENGAWAL BAKAT SISWA DENGAN GROW MODEL

Home / artikel / MENGAWAL BAKAT SISWA DENGAN GROW MODEL

MENGAWAL BAKAT SISWA DENGAN GROW MODEL

Oleh: Kang Hielmy (Founder Pride Homeshooling)

GROW Terdiri dari empat hurup yang masing masing hurum memiliki arti yaitu:

G=GOAL/Tujuan: tentukan tujuan terbesar apa yang ingin diraih dalam rentang waktu tertentu. ( dalam usia 16 tahun saya ingin menjadi pemain timnas sepak bola)

R=REALITY/kondisi saat ini: saat ini usia saya 9 tahun,  senang bermain bola, ikut latihan bola di sekolah, mengikuti extra kurikuler sepak bola.

O=OPTIONS/Pilihan Solusi: tuliskan beberapa pilihan solusi yang logis untuk mendukung tercapainya goal dan pastikan solusi apa yang mau ditempuh. Dalam options ini anak dibimbing mengemukakan pendapatnya mengenai hal-hal atau kegiatan apa saja yang dapat mendukung tercapainya GOAL. Missal: untuk menjadi pemail Timnas, seseorang harus bisa bermain sepak bola, senang terhadap sepak bola, mau latihan, mengikuti ekstra kurikuler sepak bola di sekolah, mengikuti akademi bola dll)

W=WILL/Rencana Tindakan: rencana tindakan ini maksudnya adalah kegiatan-kegiatan yang sudah dikemukakan dan dituliskan oleh anak pada OPTIONS, dibuatkan Skala Prioritasny, dibuatkan time tablenya, ditentuakn kapan rencana kegitan tersebut mulai dilakukan.

PLUS=Monitoring & Evaluasi: ketika anak, orang tua dan konselor/coach sudah sepakat dengan rencana tindakan yang dilakukaa, langkah berikutnya adalah membuat instrument/tools untuk memonitor kegiatan yang sudah direncakan agar semuanya dapat berjalan dengan baik. Tools tersebut dapat berupa buku penghubung antara lembaga minatbakat dengan sekolah dan orang tua siswa atau instrument/tools lain. Hal ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing komunitas sekolahrumah. Kegitan control ini dapat dilakukan harian, mingguan atau bulanan.

Langkah brikutnya adalah evaluasi, kegiatan evaluasi ini bertujuan agar kita dapat menilai apakah kegiatan-kegiatan yang dilakukan sudah sesuai dengan rencana tindakan atau tidak.

Kegiatan-kegiaran yang dilakuan apakah sudah optimal dan berhasil membuat anak menjadi lebih baik kemampuannya dalam bidang minat bakatnya atau tidak. Jika semua prosesnya sudah ditempuh dengan optimal dan dijalankan sesuai dengan rencana tindakan saya percaya anak akan berkembang dengan baik.

Untuk mempermudah anak membuat skema  tersebut, dapat dilihat pada contoh berikut:

GROW MODEL

Nama Siswa     :          
Kelas                :
Coach              :
Nama Ortu      :

GROWPlus model diatas sangan membantu siswa dalam mengengembangkan minat dan bakatnya. Kelas minat dan bakat yang diselenggarakan di sekolahrumah seperti sepak bola, dance, renang, tenis meja, penulis, aero modeling dan lain-lain.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×

Asalamualaikum
ada yang bisa kami bantu?

× Layanan Konsultasi